Penyebaran Hoax yang Mengancam Generasi Bangsa

Stop hoax yang mengancam generasi muda Indonesia!

Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Kelas X Lengkap

Perangkat pembelajaran merupakan hal yang penting dimiliki oleh seorung guru/pendidik.

Jangan Pernah Takut Duhai Guru

Jika ada yang menganggap pekerjaan guru itu mudah, biar saja. Mereka tak paham rasanya membesarkan mimpi anak-anak bangsa. Bangsa Indonesia.

Apa Sih Tujuan Kita Bersekolah. Untuk Pintar Atau?

Cerita di masa sekolahku. Apa gunanya sekolah?

Yakin Anak IPA Itu Pintar? Coba Pikir Lagi Deh!

Apa sih kata-kata orang tentang anak IPA?

Senin, 09 Juli 2018

Rambut dan Sepatu Tidak Mempengaruhi Proses Belajar. Benarkah?



Ungkapan di atas saat ini tengah sering kita lihat khususnya di dunia maya. Beberapa siswa mengunggah foto mereka bersama tulisan “Rambut dan sepatu tidak mempengaruhi proses belajar”, dengan kreatifitas mereka masing-masing. Tapi benarkah seperti itu? Apakah benar rambut, sepatu, topi, dan aksesoris lainnya memang tidak mempengaruhi atau mengganggu proses belajar? Mari kita analisa.

Apabila kita akan menganalisa sesuatu hal, maka langkah awal yang harus dilakukan adalah memunculkan sebuah atau beberapa pertanyaan. Dikatakan pada ungkapan diatas, yaitu “…mempengaruhi proses belajar”. Pertanyaannya, belajar yang mana? Apakah proses belajar itu hanya dilaksanakan di dalam kelas? Atau apakah belajar itu hanya ketika kita sedang memperhatikan guru dan mengerjakan tugas? Sepertinya jawaban yang ada adalah tidak. Belajar lebih dari itu semua. Proses belajar dilaksanakan dalam beberapa kegiatan, dimana saja dan kapan saja – sekalipun saat itu kita hanya berada pada satu lokasi (baca: sekolah).

Pun ketika kita mematuhi aturan yang diterapkan di sekolah seperti berambut rapi dan tidak diwarnai, sepatu dominan warna hitam, memakai topi sekolah, dan lain-lainnya. Saat itu kita tengah belajar bagaimana untuk berdisiplin. Disini sebenarnya dibutuhkan penjelasan lebih lanjut dari pihak sekolah yang mana harus rinci dan logis mengenai alasan atau latar belakang aturan-aturan yang hendak diterapkan. Hal yang sebenarnya baik dalam perkembangan siswa, yaitu karena dewasa ini siswa-siswi sekolah lebih kritis terhadap hal apapun.

Dengan mematuhi aturan seperti beberapa yang telah disebutkan, para siswa-siswi sekolah akan terlihat identitas dan jati diri mereka yang sebenarnya sebagai pelajar. Karena apabila penampilan mereka agak menyimpang (baca: bertentangan) dengan aturan, maka setiap orang – masyarakat umum – sepertinya akan mengira mereka bukan seorang pelajar. Mungkin ada yang mereka mengira artis. Entahlah.

Tidak hanya melulu soal penampilan. Belajar berdisiplin merupakan suatu kebaikan dan kebiasaan baik yang harus diterapkan saat ini juga. Disiplin dalam waktu, dalam hal berpenampilan, dalam segala hal lainnya. Karena seperti yang sudah diketahui oleh semua orang, kunci kesuksesan adalah dengan disiplin. Sudah banyak kisah orang-orang sukses di dunia ini yang mana mereka kisahkan kuncinya adalah dengan disiplin. Hal ini tidak hanya bekerja atau berfungsi dalam hal negatif. Penjahat sekalipun apabila mereka ingin sukses sebagai penjahat hebat, maka mereka pun wajib untuk disiplin. Jika kita pikirkan, apalagi sebagai seorang penjahat, semuanya harus pas dan akurat, tidak kurang hal sekecil apapun. Apabila tidak mereka lakukan, maka rencana akan gagal, mereka masuk penjara, dan gagal menjadi penjahat sukses. Tapi itu hanya analogi saja, kita tidak perlu menjadi seorang penjahat.

So, apabila mematuhi aturan-aturan yang sepertinya sangat sederhana saja kita banyak mengeluh dan protes, bagaimana nanti kita akan menjalani hidup setelah lulus sekolah? Rambut dengan model aneh, berwarna, memakai topi pula, sepatu berwarna-warni, sekilas memang tampak tidak mengganggu ketika berinteraksi di kelas atau di lingkungan sekolah. Tapi sebenarnya itu mengganggu. Mengganggu konsentrasi kita dalam belajar dan beraktivitas di sekolah. Kita akan lebih berfokus pada gaya (style) daripada belajar itu sendiri. Lagipula, sepertinya akan lebih nyaman apabila kita berinteraksi dan beraktivitas dengan orang yang berpenampilan rapi dan sopan. Karena memang seperti itu jati diri seorang pelajar.
Share:

Skandal Senior dan Junior dalam Organisasi Kampus



Kampus adalah tempat dimana banyak orang berkumpul bersama – sama untuk mendapat sebuah gelar dibelakang nama, kampus juga tempat untuk belajar hidup bermasyarakat dalam lingkup yang lebih kecil dan kampus adalah tempat dimana kadang dua insan bertemu serta saling mengikrarkan janji untuk saling bersama.

Berada dikampus memang begitu mengasyikan bagi sebagian orang karena dikampus kita bisa bertemu dengan orang – orang yang sevisi dan semisi dengan kita, namun juga ada sebagian orang lagi yang tidak suka berlama – lama dikampus karena lebih senang dengan kehidupannya diluar kampus.

Sebagian orang yang memilih menghabiskan waktunya dikampus biasa disebut dengan nama aktivis kampus yang memiliki segudang aktivitas dan kegiatan untuk menjalankan roda organisasi kampus baik Badan Eksekutif dan Legislatif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa.

Nah kehidupan di dalam organisasi kampus ini bukan tanpa cobaan sebagaimana hidup bermasyarakat lainnya. Banyak sekali dinamika kehidupan yang terjadi dilingkungan kampus baik itu masalah pertemanan, persahabatan, pertengkaran hingga yang paling membuat betah dikampus yaitu percintaan. Namun kadang juga percintaan dilingkungan kampus seperti jamur dimusim hujan kadang membahagiakan dan kadang menyakitkan dan tidak jarang ini menjadi skandal dalam organisasi kampus.

Pada kehidupan kampus dewasa ini masih mengadopsi sistem senior dan Junior yang mana tahun angkatan masuk di kampus sebagai penandanya. Terkadang bagi seorang senior masa – masa orientasi siswa baru merupakan masa yang sangat dinantikan karena pada momen itu para senior bisa menunjukan diri mereka kepada para junior baik untuk menginspirasi hingga mencari perhatian junior.

Bagi seorang mahasiswa baru sebagai junior tentu sedang bahagia-bahagianya karena mereka sudah melepaskan status siswa mereka dan memangku status baru sebagai mahasiswa. Pada masa ini junior-junior biasanya akan mencari jati diri mereka didunia kampus dengan mengikuti kegiatan – kegiatan organisasi dengan dibimbing oleh para senior. Pada masa – masa ini senior banyak memberikan bimbingan kepada juniornya maka akan sangat wajar jika akan muncul rasa antara senior dan junior karena seringnya mereka bertemu dan disinilah awal mula dari skandal itu.

Bagi para senior memberikan bimbingan kepada juniornya merupakan hal yang menyenangkan tapi tidak bisa dipungkiri kadang pada masa ini juga menjadi ajang untuk memikat hati junior. Tidak jarang senior dan junior akhirnya menjadi sepasang kekasih. Memang tidak salah karena perasaan saling suka bisa muncul kapan saja dan dimana saja namun biasanya pada saat senior itu memiliki pasangan juniornya maka wibawa dan profesionalitas senior itu akan dipertaruhkan, jika tidak pandai menjaga maka bisa dipastikan nama baik senior atau junior itu akan rusak dikarenakan skandal didalam organisasi. Apalagi jika senior tersebut sudah pernah menjalin kasih dengan junior sebelumnya yang pasti hal itu akan sangat menyakiti perasaan dan disebabkan karena itu kadang organisasi tersebut akan kehilangan kader – kader terbaiknya diakibatkan oleh skandal yang namanya CINTA. Tidak mungkin seseorang bisa bertahan melihat senior yang dulu sangat dikaguminya dan pernah dimilikinya sekarang sedang menjalin kasih kembali dengan orang lain karena itu sungguh menyakitkan.

Maka dari itu sebagai senior harus bisa memilih harus mempertahankan wibawa atau menjaga perasaan dan bisa memisahkan antara urusan pribadi dengan urusan organisasi

BY MAHRIANSYAH dalam www.hepwee.com
Share:

Minggu, 08 Juli 2018

Kamu yang Anak Kos Pasti Pernah Melakukan Ini


Hidup jauh dari orang tua gampang-gampang susah. Di satu sisi jadi punya kebebasan dan belajar mandiri, di sisi lain bisa jadi lebih teledor. Kalau di rumah, kamu punya ibu yang bahkan ngomel duluan sebelum kamarmu sempat berantakan. Baju bersihmu selalu  tersedia karena ada yang mencucikan.

Setelah merantau untuk kuliah atau kerja, hari-harimu dipenuhi dengan kesibukan. Tingkat kerapian dan kedispilinanmu bisa berkurang.

1. Telat Makan

Hidup sendiri menuntutmu bisa mengatur diri sendiri, termasuk jadwal makan. Saking sibuknya, kamu memilih selesaikan pekerjaan dulu baru isi perut daripada kena marah bos atau ketua kelompok.

Saking malasnya, kamu lebih baik baring-baring di tempat tidur daripada jalan ke warung sebelah, mumpung punya waktu luang. Atau, telat makan hanya karena bingung mau makan apa dan di mana.

2. Cucian Menggunung

Bagi yang punya uang lebih dan pandai mengatur bisa menggunakan jasa laundry saat sedang sibuk. Bagi yang uang sakunya pas-pasan, cucianmu sering menumpuk di belakang pintu. Sampai stok benar-benar habis, kamu terpaksa meluangkan waktu mencuci pakaian. Ada yang sampai lembur tengah malam juga.

3. Rendam Kelamaan

Hari ini kamu ingin mencuci eh tiba-tiba ada tugas mendadak. Atau, setelah direndam, kamu tiba-tiba mager alias males gerak. Jadilah cucianmu berendam kelamaan sampai membuat polusi udara.

4. Baju Kusut

Boro-boro nyetrika, sebagian dari kamu bahkan pulang kos hanya sempat mandi saja. Alhasil, baju rumahan tidak kamu setrika, cukup kemeja kuliah saja.

5. Jarang Mandi


Tak ada mama yang selalu menanyakanmu, “Sudah mandi belum?”. Kalau yang punya pacar sih beda soal.

Kadang jam kuliahmu padat, aktivitas di luar kampus juga, atau pekerjaan yang membuatmu belum bisa tenang sebelum selesai. Jadinya, kamu mandi sekali sehari saja, atau bahkan mending tidur mumpung ada waktu. Eh tapi hati-hati jangan sampai jadi kebiasaan.

Tiap orang punya tingkat keteledoran berbeda, tergantung kebiasaan. Ada juga yang mending telat kerja atau telat ke kampus daripada nggak mandi dan nggak makan.

Sumber : MMU RAHAYU dalam www.hipwee.com
Share:

Penyebaran Hoax yang Mengancam Generasi Bangsa



Kehidupan media baru yang tumbuh secara cepat kini telah diterjang dengan berita hoax yang kian popular melalui media sosial dan dunia maya. Kini melalui situs jejaring sosial, seseorang dapat menyebarkan sebuah informasi dengan cepat dari satu orang ke orang yang lainnya. Namun, tidak dapat disangkal bahwa arus berita atau informasi yang menyebar di media sosial tersebut belum diketahui kebenarannya. Masyarakat seringkali dengan mudah menerima dan menelan mentah setiap informasi tanpa mereka melakukan penyaringan atau filterisasi.

Informasi yang simpang siur dan berujung fitnah dengan mudah diterima masyarakat tanpa melakukan proses cross check atau memeriksa kembali setiap informasi yang telah menyebar tersebut. Buruknya, masyarakat seringkali merasa malas untuk melakukan cross check yang pada akhirnya membuat informasi tersebut dengan mudah menyebar tanpa diketahui sumber yang jelas. Benar atau tidaknya sebuah informasi dapat dilihat dari sumber yang tercantum di dalamnya. Apabila sebuah informasi memuat sumber yang jelas maka informasi tersebut dapat dipertanggung jawabkan kredibilitasnya.

Kini berita hoax sudah dirancang sedemikian rupa menyerupai berita aslinya, bahkan tidak sedikit informasi yang disampaikan dilengkapi dengan data-data yang seolah-olah informasi tersebut adalah fakta. Sehingga pada akhirnya hal itu akan memberikan pengaruh kepada pemikiran publik tanpa mereka bertindak kritis dan mencari tahu apakah berita tersebut benar atau salah. Informasi inilah yang kemudian menggiring opini publik dan menyebar dengan luas begitu saja. Ditambah lagi dengan kebiasaan para pengguna media sosial yang dengan mudah percaya pada suatu informasi dan langsung membagikan ke akun media sosialnya dengan begitu saja. Hal itu akan membuat informasi tersebut semakin cepat menyebar.

Media sosial menghadirkan berbagai macam informasi yang dapat diakses dengan mudah oleh para penggunanya. Maka dari itu, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam dalam sehari hanya untuk bermain smartphone dan mengakses berbagai informasi yang ada. Tidak hanya mengakses untuk pribadi saja, tak jarang dari mereka membagikan informasi tersebut ke beberapa rekan dan kerabat mereka melalui media sosial. Media sosial sangat efektif dan cepat sehingga seringkali digunakan sebagai media penyebaran.

Kecenderungan masyarakat dalam membagikan sebuah berita atau informasi melalui media sosial, tanpa melakukan penyaringan atau filterisasi dari informasi tersebut, membuat hoax semakin mudah tersebar dan bergulir dengan sangat cepat. Siapa sangka bahwa dalam hitungan detik informasi tersebut dapat menyebar luas di media sosial. Semakin banyak orang yang kemudian menyebarkan informasi itu kembali, semakin lama informasi palsu tersebut seakan menjadi informasi yang nyata dan akan sulit dibedakan mana yang benar dan mana yang salah. Hal itu akan berpengaruh besar dalam membentuk opini publik. Informasi tersebut bisa jadi dapat meresahkan masyarakat, bahkan dengan membawa nama pihak-pihak yang berkaitan, seperti polisi atau pemerintahan.

Seperti misalnya maraknya berita tentang aksi terorisme pasca bom Surabaya yang terjadi di awal bulan Mei lalu. Hampir setiap detik portal-portal berita menyuguhkan informasi yang kemudian dibaca oleh masyarakat luas. Isu inilah yang kemudian dipakai seseorang atau suatu kelompok untuk membentuk opini publik melalui sebuah berita. Mirisnya, banyak informasi yang tersebar melalui media sosial tersebut tidak diketahui kebenarannya dan tidak dari sumber yang jelas. Bahkan, isu ini banyak dipakai oleh beberapa kalangan melalui media sosial untuk membuat informasi palsu yang akan meresahkan masyarakat. Informasi tersebut kemudian dibagikan kembali oleh masyarakat yang pada akhirnya berita palsu tersebut meluas ke berbagai jaringan sosial.

Kemunculan hoax ini seringkali disebabkan oleh pihak-pihak tertentu, baik hanya untuk membentuk sebuah opini publik atau bahkan untuk mengambil sebuah keuntungan. Hingga saat ini mungkin sudah tersebar ribuan berita hoax di media sosial yang meresahkan masyarakat. Semakin hari, hoax semakin merajalela bahkan sampai melibatkan pihak pemerintahan. Apabila hal ini dilakukan terus menerus, maka yang terjadi adalah berita tersebut akan menghilangkan citra sesungguhnya dari kasus yang diberitakan.

Hoax kini telah mengancam generasi bangsa. Apalagi masyarakat yang mulai acuh tentang bahaya berita hoax. Menyikapi hal itu, sebagai pengguna media sosial, masyarakat sebaiknya memiliki sikap yang kritis terhadap suatu informasi. Penyebaran informasi yang dilakukan harus melalui proses cross check sehingga tidak semakin banyak orang yang termakan berita hoax. Masyarakat harus bertindak lebih hati-hati dalam menyebarkan sebuah kabar atau informasi yang belum jelas kebenarannya, karena hal itu dapat berakibat fatal dan dapat memperkeruh isu yang sedang beredar di masyarakat. Seseorang yang menyebarkan informasi melalui media sosialnya, disadari atau tidak, juga dapat terkena kasus hukum apabila informasi yang disampaikan tidak benar dan menyangkut hal-hal sensitif yang merugikan orang lain.

Arus media sosial merupakan bagian dari zaman yang terus bergerak dan tak terbendungkan. Maka dari itu, yang dapat dilakukan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita harus mulai menjadi pelaku media yang bijak, tidak mudah tergiur dengan semua berita yang beredar di masyarakat, dan memeriksa kembali setiap berita yang ada. Sebagai pelaku media yang bijak sebaiknya kita juga tidak menyebarluaskan berita yang sekiranya tidak diketahui kebenarannya. Maka dari itu, sebaiknya masyarakat berpikir sebelum percaya dan memeriksa sebelum membagikan.

Sumber : MOMOYULIA dalam www.hipwee.com
Share:

Skripsi Bakal Cepat Kelar Jika Kamu Gunakan 6 Metode Ini


Skripsi terkadang menjadi boomerang tersendiri bagi sebagian mahasiswa tingkat akhir. Tidak sedikit dari mereka yang stress hanya karena merasa terbebani oleh tugas akhir yang katanya horor itu. Bagaimana tidak? Jungkir balik 4 tahun masa kuliah nyatanya tidak bisa menjadi tebusan untuk bisa menyandang gelar sarjana, atau sekedar selfie sembari nyaris pake toga. So, wajar saja jika tugas akhir ini perlu dipikirkan dari jauh hari agar tidak kepepet pada waktu pengerjaan.

Tapi guys, hakikinya skripsi tidak sehoror itu kok. Tidak sedikit juga mahasiswa yang berhasil menyelesaikan skripsinya kurang dari 3 bulan. Pastinya, mereka yang bisa menyelesaikan skripsi dengan cepat punya trik tersendiri yang bisa kamu terapkan sesuai kemampuan kamu. Thats why, disini kami share 6 metode penyelesaian skripsi yang banyak digunakan oleh mereka yang cepat proses pengerjaan skripsinya. Ke-6 metode itu adalah:

1. Buatlah Target Deadline Sendiri

Tips pertama yang bisa kamu terapkan agar bisa menyelesaikan skripsi dengan cepat adalah membuat kesepakatan dengan diri kamu sendiri. Setiap fakultas jelas memiliki jadwal sidang skripsinya masing-masing. Perhatikan setiap tanggal yang tercantum dan putuskan satu tanggal tertentu dimana kamu harus bisa mengikuti sidang skripsi pada tanggal tersebut.

Ingat, kamu harus bisa memegang komitmen kamu sendiri. Jika kamu tidak menghargai komitmen kamu dengan usaha yang maksimal, lalu bagaimana kamu bisa meminta kesepakatan komitmen dengan orang lain?. Buatlah jadwal tersusun yang mencakup jadwal bimbingan, dan sertakan setiap target kamu dalam setiap bimbingan tersebut. Misalnya, dipertemuan ke-3 dengan dosen pembimbing, kamu menargetkan skripsi Bab 1 kamu sudah beres dan tidak ada revisi ulang.

Jika kamu bisa memegang teguh target dan komitmen yang kamu buat sendiri, maka percayalah ini bisa menjadi jalan kelancaran skripsi kamu.

2. Sesuaikan Topik Skripsi dengan Passionmu

Mengkaji sesuatu yang disukai dan sesuai dengan passion kamu jelas lebih menyenangkan. Dengan demikian, tips selanjutnya buat kamu agar skripsi kamu mudah selesai adalah dengan memilih topik skripsi yang kamu senangi. Ingatlah bahwa skripsi akan mewarnai hari-hari kamu selama beberapa bulan kedepan. Mumet pastinya jika yang kamu kaji adalah hal yang tidak kamu sukai. Thats why, pilih topik yang kamu sukai aja ya. Dengan cara ini, kamu akan lebih penasaran dan lebih mudah mengerjakan skripsi kamu meski harus ketemu teori dengan topik yang sama setiap harinya.

3. Kurangi Jadwal Nongkrong, Ngedate, dll

Nongkrong dan ngedate sama doi pastinya menjadi moment yang paling kamu tunggu. Tapi untuk beberapa saat sampai skripsi kamu selesai, coba kurangi dulu ya jadwal nongkrong dan ngedatenya. Kalau kangen sama doi, via telpon juga cukup kok. Dicukup-cukupin maksudnya. Untuk saat ini, pastikan kamu hanya fokus pada target kamu aja. Bukankah doi juga bakal bangga kalau kamu bisa capai target kamu? Dijamin, sahabat-sahabat dan doi kamu juga bakal dukung kamu kok. Apalagi orang tua kamu. Mereka orang pertama yang akan selalu mendukung untuk setiap kegiatan positif kamu.

So, buatlah mereka bangga meski untuk beberapa kebersamaan kamu akan berkurang dengan orang-orang terkasih kamu.

4. Gak Usah Terlalu Idealis

Membuat skripsi yang sesuai syarat itu memang wajib, namun memenuhi syarat bukan berarti harus idealis. Misalnya, kamu ingin membuat skripsi dengan metode yang tidak pernah digunakan oleh mahasiswa jurusan kamu sebelumnya. Sedangkan dengan menggunakan metode tersebut, resikonya skripsi kamu akan sulit proses penyelesaiannya.

Jadi, yang sedang-sedang aja ya guys. Kuncinya adalah, skripsi kamu sudah memenuhi syarat dan layak dicantumkan diperpustakaan skripsi jurusan kamu. Itu juga cukup kok.

5. Jaga Hubungan Baik dengan Dosen dan Catatlah Setiap Masukannya


Ternyata kelancaran skripsi tidak hanya bergantung pada diri sendiri saja. Lebih dari itu, peran dosen pembimbing juga menjadi penentu cepat atau tidaknya pengerjaan skripsi kamu. Itu sebabnya, harus baik-baik ya sama dosen pembimbing. Jaga komunikasi dan ingatlah baik-baik jadwal dosen kamu. Dengan mengetahui jadwal dosen kamu, kamu bisa membuat jadwal bimbingan disetiap waktu luangnya. Kalaupun dosen kamu tidak bisa datang ke kampus, tetaplah jaga komunikasi dengan memanfaatkan teknologi sebaik mungkin. Meski tidak bisa bimbingan secara face to face, masih memungkinkan bukan untuk menerima kritik dan saran dosen melalui email?.

Selain itu, catatlah setiap masukan dari dosen kamu. Bila perlu, bacakan kembali dihadapan dosen kamu mengenai setiap masukan yang diberikannya. Dengan demikian, bisa dipastikan tidak ada saran yang terlewati, so kamu bisa semaksimal mungkin revisi skripsi kamu.

6. Kerjakan Satu Bab Tertentu dengan Mencicil Bab Lainnya


Kebanyakan mahasiswa mengerjakan skripsi dari bab per bab. Tapi tahukah kamu, bahwa ada beberapa bab yang sebenarnya bisa kamu kerjakan dalam waktu bersamaan? Contohnya adalah bab teori, yang jelas sangat erat kaitannya dengan bab analisa. Dengan demikian, kamu bisa mengerjakan bab teori kamu sambil mengumpulkan data analisis yang sesuai dengan objek kamu. Hasil analisa kamu itu juga bisa menjadi cicilan untuk bab kesimpulan kamu loh. So, bukan hal yang tidak mungkin untuk mengerjakan satu bab dengan mencicil bab lainnya?.

Namun ingat, cara ini hanya bisa digunakan untuk bab tertentu yang erat kaitannya dengan bab lainnya. Selain itu, kamu tetap perlu memiliki prioritas. Misalnya, kamu sedang mengerjakan bab teori, dan kamu ingin menyambungkan dengan bab analisa kamu. Boleh kok, tapi itu hanya boleh kamu lakukan dengan tujuan mencicil bab analisa kamu saja. Dengan kata lain, bukan berarti kamu mengerjakan bab teori dan bab analisa secara bersamaan. Ingat, disini kamu hanya boleh mencicilnya saja. Khawatirnya, ini akan membuat fikiran kamu terbagi hingga tidak maksimal pada proses pengerjaannya. Namun hasil cicilan kamu ini jelas akan sangat membantu saat pengerjaan bab analisa kamu.

Setiap orang pada hakikinya memiliki zona nyamannya masing-masing, termasuk dalam proses pembuatan skripsi. Dengan kata lain, jika kamu punya cara tambahan sendiri dan kamu enjoy dengan cara kamu, selama itu memang bisa mempermudah skripsi kamu, why not?

Sumber : SITI KOMARIAH dalam www.hepwee.com
Share:

Download Perangkat Pembelajaran Kelas XI Kurikulum 2013 Lengkap



Berikut kami bagikan perangkat pembelajaran secara gratis untuk para guru yang meliputi :  

1 Akreditasi SMA
   panduan Penilaian
   Regulasi k13
   1. Permendikbud No. 20 Th 2016 - SKL
   2. Permendikbud No. 21 Th 2016 - Standar Isi
   3. Permendikbud No. 22 Th 2016 - Standar Proses
   4. Permendikbud No. 23 Th 2016 - Standar Penilaian
   5. Permendikbud No. 24 Th 2016 - KI KD
   6. Permendikbud No. 53 Th 2015 - Penilaian Hasil Belajar

2. Buku Siswa
    Buku Guru
    RPP K13 SMA :
    1.  Cover
    2.  RPP [Rencana Pelaksanaan Pembelajaran]
    3.  Silabus
    4.  Analisis KI KD
    5.  Analisis Standar Kompetensi kelulusan
    6.  Pemetaan
    7.  Fotmat KKM
    8.  Analisis alokasi waktu
    9.  Analisis Kompetensi
    10. Lembar Penilaian
    11. Jurnal guru
    12. kalender pendidikan 2017-2018
    13. Program tahunan
    14. program semester

Contoh RPP dapat dilihat pada preview berukut ini :


Download Perangkat Pembelajaran Kelas XI Kurikulum 2013

1.   Perangkat RPP K13 PKn                        Download 
2.   Perangkat RPP K13 Bahasa Indonesia    Download 
3.   Perangkat RPP K13 Sejarah Indonesia   Download 
4.   Perangkat RPP K13 Bahasa Inggris         Download 
5.   Perangkat RPP K13 MTK Wajib              Download 
6.   Perangkat RPP K13 Fisika                     Download 
7.   Perangkat RPP K13 Kimia                     Download 
8.   Perangkat RPP K13 Biologi                   Download 
9.   Perangkat RPP K13 Ekonomi                 Download 
10. Perangkat RPP K13 Geografi                 Download 
12. Perangkat RPP K13 Sosiologi                 Download 
13. Perangkat RPP K13 PJOK                      Download 
14. Perangkat RPP K13 Seni Budaya            Download 
15. Perangkat RPP K13 MTK Peminatan       Download 
16. Perangkat RPP K13 Sejarah Peminatan  Download 
17. Perangkat RPP K13 PAI                          Download

Selamat Mungunduh dan tetap semangat dalam mencerdaskan anak bangsa

Jangan lupa untuk di SHARE kapada rekan-rekan kita yang sulit membuat perangkat pembelajaran

Untuk Perangkat Pembelajaran Kelas X Kurikulum 2013 dapat di download Disini

Share:

Download Perangkat Pembelajaran SMA Kelas X Kurikulum 2013 Lengkap



Perangkat pembelajaran merupakan hal yang penting dimiliki oleh seorung guru/pendidik. dimana dengan adanya perangkat pembelajaran berfungsi sebagai rambu-rambu dalam melaksanakan pembelajaran sehingga akan memudahkan kita didalam proses belajar mengajar.

Saat ini Perangkat pembalajaran khususnya silabus dan RPP banyak mengalami perubahan-perubahan yang menuntut para guru harus mengupdate informasi kembali berkaitan dengan perangkat pembelajaran agar bisa menyesuaikan dengan regulasi pemerintah saat ini. 

Berikut kami bagikan perangkat pembelajaran secara gratis untuk para guru yang meliputi :  

1 Akreditasi SMA
   panduan Penilaian
   Regulasi k13
   1. Permendikbud No. 20 Th 2016 - SKL
   2. Permendikbud No. 21 Th 2016 - Standar Isi
   3. Permendikbud No. 22 Th 2016 - Standar Proses
   4. Permendikbud No. 23 Th 2016 - Standar Penilaian
   5. Permendikbud No. 24 Th 2016 - KI KD
   6. Permendikbud No. 53 Th 2015 - Penilaian Hasil Belajar

2. Buku Siswa
    Buku Guru
    RPP K13 SMA :
    1.  Cover
    2.  RPP [Rencana Pelaksanaan Pembelajaran]
    3.  Silabus
    4.  Analisis KI KD
    5.  Analisis Standar Kompetensi kelulusan
    6.  Pemetaan
    7.  Fotmat KKM
    8.  Analisis alokasi waktu
    9.  Analisis Kompetensi
    10. Lembar Penilaian
    11. Jurnal guru
    12. kalender pendidikan 2017-2018
    13. Program tahunan
    14. program semester

Contoh RPP dapat dilihat pada preview berukut ini :


Download Perangkat Pembelajaran Kelas X Kurikulum 2013

1. Perangkat RPP K13 PKn                            Download
2. Perangkat RPP K13 Bahasa Indonesia       Download
3. Perangkat RPP K13 Sejarah Indonesia     Download
4. Perangkat RPP K13 Bahasa Inggris            Download
5. Perangkat RPP K13 MTK Wajib                 Download
6. Perangkat RPP K13 Fisika                        Download
7. Perangkat RPP K13 Kimia                        Download
8. Perangkat RPP K13 Biologi                       Download
9. Perangkat RPP K13 Ekonomi                    Download
10 Perangkat RPP K13 Geografi                   Download
11. Perangkat RPP K13 Sosiologi                 Download
12. Perangkat RPP K13 PJOK                      Download
13. Perangkat RPP K13 Seni Budaya             Download
14. Perangkat RPP K13 MTK Peminatan        Download
15. Perangkat RPP K13 Sejarah Peminatan   Download
16. Perangkat RPP K13 PAI                          Download

Selamat Mungunduh dan tetap semangat dalam mencerdaskan anak bangsa

Jangan lupa untuk di SHARE kapada rekan-rekan kita yang sulit membuat perangkat pembelajaran

Untuk  Perangkat Pembelajaran Kelas XI Kurikulum 2013 silahkan baca di sini
Share:

Yakin Anak IPA Itu Pintar? Coba Pikir Lagi Deh!




Udah siap semester satu nih. Bagi anak SMA, udah benar nggak jurusannya? Apa jurusan yang dipilih? IPA, IPS, Bahasa, atau Jurusan Keagamaan bagi Madrasah? Belum lagi sekarang karena Kurikulum 2013 dari kelas 10 atau satu SMA harus memilih jurusan mana yang cocok. Walaupun begitu, dari zaman sekolah bahuela pasti IPA yang paling favorit. Iya kan?

Jurusan IPA sendiri merupakan kasta tertinggi pada SMA. Mereka terdiri sederet anak-anak terpilih yang bisa mengikuti kelas IPA. Karena anak-anak terpilih, mereka banyak dituntut ini dan itu. Padahal kenyataannya, banyak IPA yang tidak seperti yang dikira. Mereka juga sama aja kok. Hanya saja statusnya aja IPA. Selebihnya ia itu hanyalah anak SMA yang belum tahu tujuan hidupnya. 

Apa sih kata-kata orang tentang apa IPA?

1. Anak IPA Pasti Ngitung

Kuakui, anak IPA itu harus dipaksa 'ngitung'. Anak IPA sendiri memiliki logika yang bagus sehingga dipercayakan untuk bisa menghitung soal-soal yang ada. Tetapi siapa kira anak IPA juga kena hapalan. Fisika adalah pelajaran yang bisa dikatakan setengah-setengah memakai hafalan dan hitungan. Mengapa di bilang begitu? Karena dalam mengerjakan Fisika, saat menghitung ini dan itu harus tahu rumus apa yang dipakai.

Entah Impuls lah, Kalor lah, Fluida lah, atau apa-apalah yang membuat kepala pusing. Selain fisika, Biologi juga hafal-hafalan. Kita harus tahu urut-urutan protein, kingdom makhluk hidup, alat tubuh manusia, hingga yang lain-lain. Kimia juga jangan dianaktirikan! Unsur-unsur kimia juga harus dihapal apa namanya, golongan berapa dia, jenis apa dia, periodiknya apa dan apa-apalah yang berhubungan dengan kimia. Kalau kagak hapal tuh pelajaran, gimana bisa hitung reaksinya.

2. Anak IPA sukanya ngambil jatah anak IPS

Di bilang iya memang sih. Karena anak IPA kebanyakan logika, mereka dua kali memikirkan masuk jurusan kuliah. Jika masuk dokter, asyik sih. Memang ada Bidik Misi, tapi bisa nutupin biaya praktik setiap Minggu? Belum lagi koast. Spesialisasi lagi! Ampunlah! Selain itu teknik. Bagi cowok jurusan ini nggak masalah, kalau cewek gimana?

Yang paling parahnya bagi yang buta warna. Gimana mereka masuk jurusan IPA kalau persyaratannya tidak boleh buta warna. Mau nggak mau pilih jurusan yang lain. SMA-nya aja IPA, kuliah juga toh ada beberapa jurusan perpaduan dua jurusan itu. Kan nggak salah terlebih lagi kalau bakat sebenarnya ada di IPS.

3. Anak IPA Pasti Kuliah

Karena anak IPA rasa keingintahuannya tinggi, mereka pun kebanyakan kuliah. Mereka ingin mengembangkan ilmunya yang lebih baik. Lantas, apa semua anak IPA kuliah? Salah besar! Banyak kok anak IPA nggak kuliah. Mereka kuliah tuh karena alasan yang lain. Mereka ingin sih kuliah, namun ada yang mengganjal. Salah satunya keuangan. Kan sudah kubilang ada Bidik Misi, tapi apa bisa membayar semuanya?

Selain itu, mereka juga kagak kuliah karena melihat saudaranya yang masih sekolah. Mereka nggak mau menyusahkan orang tuanya lagi dan memilih kerja sebagai simpan-simpanan. Jika cukup, bisalah kuliah. Selain itu, ada juga anak IPA nggak mau kuliah. Mereka beralasan begitu karena sudah cukup kerjanya untuk ngebiayainnya atau capek otaknya diperas. Jadi kau anggap anak IPA tamat SMA langsung kuliah?

4. Anak IPA Itu Pintar

Memang sih anak IPA itu pintar, pintar memilih jurusan IPA maksudnya. Jika masuk kesini, sebenarnya otak anak IPA bermacam-macam. Semua yang disini sama aja. Bagi yang otaknya encer, mengikuti pelajaran IPA itu sangat asyik. Bagi otaknya yang pas-pasan gimana? Apa kau suruh dia otaknya lebih diperas?

Tidak manusiawi. Tapi bagi otaknya pas-pasan di IPA sebenarnya sih nggak masalah. Anak IPA kebanyakan individualistik. Jadi jika melihat otaknya pas-pasan, mereka nggak peduli. Yang mereka pedulikan hanya gimana nilainya bisa tinggi dan bisa masuk kuliah favorit.

5. Anak IPA pasti ilmu IPA-nya diperdalam


Ya pastilah! Namanya juga anak IPA! Kalau nggak diperdalam, bukan anak IPA dia. Namun jangan kira anak IPA full belajar IPA. Nggak usah jauh-jauh, sejarah! Anak IPA mempelajari nih pelajaran walaupun tidak sebanyak anak IPS. Belum lagi Kurikulum 2013 yang mengharuskan anak IPA memilih lintas peminatan. Yang pastinya lintas peminatan itu pelajaran anak jurusan lain. Mau nggak mau, mereka harus mengikuti itu. Ya setidaknya nambah ilmu aja sih.

6. Anak IPA Tuh Baik-Baik

Kata siapa? Sifat nggak ada hubungannya dengan jurusan. Seperti yang kukatakan, anak IPA terdiri dari bermacam-macam manusia, pastinya memiliki beberapa karakter. Pada umumnya, anak IPA dikenal alim-alim karena terlalu serius belajar. Jangan salah lho! Anak IPA juga ada badungnya, walau tidak sebanyak anak jurusan lain. Mereka juga seperti anak-anak pada umumnya yang suka ngebolos, nyontek, ngelawan orang tua, suka boros, dan lain sebagainya yang membuat engkau kagak yakin anak IPA seperti itu.

7. Anak IPA Belajar Dengan Alam

Namanya juga ILMU PENGETAHUAN ALAM, yang pastinya belajar dengan alam. Mereka harus beberapa kali masuk labotarium untuk mempelajari pelajaran mereka. Masak fisika kalau nggak dipraktikkan tentang fisika. Entah tuh fluida contohnya! Pasti guru fisikanya akan memberikan contoh praktik apa itu fluida. Kimia lagi, pasti akan belajar reaksi. Gurunya pasti akan memberi contoh yang mengenai reaksi.

Yang pastinya harus dipraktikkan. Biologi lagi! Malah biologi di dua alam, di labotarium sama di alam. Kan nggak mungkin kau cari tanaman di labotarium kan? Sistem pernafasan lagi! Masak kau suruh anatomi tubuh temanmu hanya untuk melihat alat pernafasannya. Ya pasti butuhlah alat peraga berupa orang-orangan dengan anatomi sistem pernafasan.

8. Anak IPA Anti Sosial

Sudah kubilang, jurusan tidak ada hubungannya dengan kehidupan sosial. Banyak kok anak IPA yang suka bergaul. Mereka malah senang jika ada teman-teman yang bisa diajak bertukar pikiran. Ada juga anak IPA yang tidak terlalu suka berteman. Intinya, meskipun dikira anti sosial, anak IPA butuh teman! Setidaknya satu dua teman bisa ditemaninya agar tidak kesepian. Lagian kan manusia makhluk sosial, jadi butuh orang lain untuk membantu dan menemaninya.

Jadi, masih engkau pikir anak IPA seperti itu? Kami juga manusia. Jangan karena jurusan IPA, kalian anggap seperti itu.

Sumber : KRISTIANI dalam www.hipwee.com

Share:

Apa Sih Tujuan Kita Bersekolah? Untuk Pintar Atau?


Kalau ditanya banyak orang mengenai tentang apa gunanya sekolah, pasti barangkali banyak yang menjawab "supaya jadi anak pintar" atau "biar dapat banyak uang nanti". Tapi sebenarnya ada sesuatu di balik gunanya bersekolah. Jadi, apa saja ya?

1. Mendapatkan ilmu yang jarang ditemukan di tempat lain

Ilmu fisika? Ada. Ilmu matematika? Pasti diajarkan dari TK hingga perguruan tinggi. Memang banyak ilmu yang kita raih di masa kita bersekolah. Tapi ada satu ilmu yang sulit kita temukan di luar sekolah yaitu tata krama dan kedisplinan. Di sekolah, kita diajarkan untuk datang tepat waktu dengan jam yang ditentukan oleh sekolah itu sendiri dan kita juga harus memakai seragam sekolah yang sesuai dengan harinya.

Aku sadar, ini merupakan alasan untuk membuat kita disiplin apabila nanti sudah bekerja dan berhubungan dengan banyak rekan kerja ataupun bos. Bagaimana jika kita tidak tahu cara memakai dasi atau mengenakan pakaian bersih atau tidak lecek ke kantor?

2. Sarana menemukan jati diri dan belajar bersosialisasi

Jika pernah belajar mengenai ilmu sosiologi, di sana dikatakan bahwa sekolah merupakan agen sosiolisasi kedua setelah ayah dan ibu yang dapat membentuk karakter anak nantinya. Mengapa demikian? Sekolah membuat anak paham bahwa hidup bukan hanya berhubungan dengan satu bagian saja, yaitu keluarga, tapi juga berhubungan dengan orang-orang lain di luar keluarga (termasuk guru, teman atau staff sekolah).

Di sekolah, anak juga akan mengerti seberapa penting hidup berdampingan satu sama lain karena kita ialah makhluk sosial yang masih membutuhkan sesama.

3. Memaknai arti persaingan dan persahabatan

Menurut orang tua saya dulu, sekolah merupakan tempat persaingan yang bisa disebut sebagai bagian dari hukum alam. Kalau saya mendapatkan juara pertama di kelas, itu bisa diartikan bahwa saya telah berhasil mengalahkan semua lawan saya di kelas. Dan itu bukanlah arti sekolah. Tapi, sekolah mengubah persepsi tentang persaingan menjadi kebanggaan bersama saat saya dan teman-teman bisa sukses bersama melewati semester yang melelahkan ataupun ujian yang sangat berat.

Yang diharapkan dari sekolah ialah membangun persahabatan dari hanya sebuah pertemuan sehari-hari. Mungkin saja kita bisa jalan-jalan atau belajar bareng selepas pulang sekolah. Dan semua itu saya rasakan sampai saat ini walau saya sudah empat tahun melepas masa SMA. Saya paham bahwa persahabatan akan selalu abadi sampai kapanpun meskipun saya dan teman-teman sudah tidak lagi merasakan masa-masa sekolah.

4. Tempat ditemukannya sebuah kebanggaan

Saya percaya sekolah merupakan ladang pengalaman. Ada orang yang cemerlang di bidang akademik sehingga mereka bisa meraih sampai ke lomba SAINS nasional. Atau ada orang yang memiliki keinginan untuk mengembangkan diri di bidang olahraga sehingga berniat menjadi atlet sebagai cita-citanya. Dari sebuah pengalaman, di sana terciptalah kebanggaan yang sejati.

5. Sekolah bukan soal menghapal

Kalau tujuan bersekolah hanya untuk mencari nilai bagus dengan cara menghafal semua materi pelajaran semalaman (kemungkinan esok-esok harinya sudah meluap ilmunya) supaya bisa cari kerja nantinya dengan IPK 4.00, itu salah total. Sebenarnya jaman sekarang banyak perusahaan yang juga mementingkan pengalaman, bukan hanya soal nilai dari jurus menghafal. Yang terpenting untuk mendapatkan nilai tinggi ialah mengerti bagaimana pengaplikasian ilmu tersebut di dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat dunia kerja dimulai.

Sumber : BEATRIX CENDANA dalam www.hipwee.com

Share:

Support